Rabu, 18 Juni 2014.
Kami dari fakultas peternakan IPB angkatan 50 mengunjungi Pameran Indo
Livestock 2014 - Pameran Peternakan Terbesar Di Indonesia.
Pameran ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Lebih dari 500 peserta pameran dari 40 negara berpartisipasi dalam Indo Livestock Expo & Forum. Indo Livestock 2014 terbukti menjadi tempat pilihan untuk pembeli sumber untuk teknologi baru dan peralatan dan di mana para profesional industri mendapatkan update pada kemajuan teknologi terbaru dan tren industri. Di pameran ini terdapat banyak partisipan yaitu meliputi Pemerintah, integrator, produsen, petani, dokter hewan, pengolah pakan ternak, pengolah makanan, lembaga penelitian dan pakar industri yang akan berkumpul di sini dari berbagai penjuru dunia dan akan berurusan dengan teknik terbaru yang terkait dengan bidang ini.
Pameran ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Lebih dari 500 peserta pameran dari 40 negara berpartisipasi dalam Indo Livestock Expo & Forum. Indo Livestock 2014 terbukti menjadi tempat pilihan untuk pembeli sumber untuk teknologi baru dan peralatan dan di mana para profesional industri mendapatkan update pada kemajuan teknologi terbaru dan tren industri. Di pameran ini terdapat banyak partisipan yaitu meliputi Pemerintah, integrator, produsen, petani, dokter hewan, pengolah pakan ternak, pengolah makanan, lembaga penelitian dan pakar industri yang akan berkumpul di sini dari berbagai penjuru dunia dan akan berurusan dengan teknik terbaru yang terkait dengan bidang ini.
PT. Gentala Jasma Ayu adalah sebuah perusahaan yang
bergerak di bidang pemotongan hewan. Perusahaan ini
menjadi distributor peralatan potong hewan dan
traceability di Indonesia. Peralatan potong hewan
ini dapat digunakan pada hewan domba, sapi dan babi. Teknologi yang ditawarkan
pada mesin buatan perusahaan ini cukup modern, terdapat banyak jenis mesin yang
berbeda fungsinya. Mulai dari untuk memotong kepala hewan, membelah dada hewan dan
menguliti hewan tersebut. Terdapat juga mesin khusus yang mengeluarkan uap yang
berguna untuk mensterilkan hewan tersebut. Perusahaan ini selain menjual
peralatan potong hewan, juga menyediakan sarung tangan dan celemek untuk proses
mengolah selanjutnya.
Alltech adalah salah satu perusahaan terbesar, perusahaan
ini megelola pakan-pakan yang dapat meningkatkan keuntungan bagi semua hewan
ternak. Contohnya ada Alltech Poultry Advantage, yaitu solusi nutrisi alami
untuk mengatasi tantangan yang berdampak pada produksi unggas modern dan
profitabilitas. Pendekatan Alltech melibatkan proses produksi secara
keseluruhan, dari pakan sampai dengan penetasan untuk mendapatkan daging dan
telur yang berkualitas. Solusi nutrisi yang diberikan dapat meningkatkan
produksi dengan mengoptimalkan performa, menjaga kesehatan saluran pencernaan
dan membangun pertahanan alami.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian atau dapat
disebut Badan LITBANG Pertanian merupakan badan organisasi pemerintah yang
bergerak dalam bidang pertanian yang luas. Dalam salah satu bidangnya, badan
LITBANG melakukan penelitian terhadap ternak dan memberikan inovasi baru dalam
pemecahan masalah atau pengembangan teknlogi ternak. Hasilnya nanti akan dapat
digunakan oleh peternak lokal maupun perusahaan besar. Badan LITBANG tidak
diperbolehkan untuk mengkomersilkan hasil penelitian dan pengembangannya,
tetapi dapat bekerjasama dengan perusahaan yang inghin menerapkan penelitian
yang dilakukan badan LITBANG tersebut.
UPT. Pusat Teknologi Produksi dan Pengolahan Hasil
Peternakan merupakan unit yang bergerak dalam bidang produksi dan pengolahan
hasil peternakan yang terletak di Jalan Bambu Apus Raya No. 20 Jakarta Timur.
Seluruh pegawai dibina untuk memiliki kemampuan dalam segala kegiatan produksi
yang nantinya dapat meningkatkan pelayanan UPT tersebut. UPT ini melakukan
berbagai penelitian yang berkaitan dengan produksi dan pengolahan ternak.
Penilitian tersebut dilakukan oleh peneliti dari UPT. Pusat Teknologi Produksi
dan Pengolahan Hasil Peternakan sendiri yang nantinya akan diaplikasikan kepada
peternak apabila hasil penelitian tersebut efektif dan bermanfaat untuk
mengembangkan kualitas peternakan. Peneliti dari luar UPT ini juga dapat
memberikan hasil penelitiannya kepada UPT. Pusat Teknologi Produksi dan
Pengolahan Hasil Peternakan, yang natinya akan dikaji lebih lanjut untuk dapat
dialikasikan kepada peternak. Perusahaan juga dapat bekerjasama dengan UPT.
Pusat Teknologi Produksi dan Pengolahan Hasil Peternakan untuk menerapkan
hasil; penelitian ini ke perusahaannya.
Aviagen adalah salah satu perusahaan yang memproduksi ayam. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1917 di Amerika Serikat. Aviagen memproduksi ayam layer dan ayam boiler yang kemudia diekspor ke berbagai negara di dunia. Ayam-ayam ini dikembangbiakkan dalam kandang tertutup dengan suhu mencapai 400C. Aviagen sudah dipercaya oleh dunia, bahkan BARC telah meneliti produk Aviagen aman. Aviagen fokus pembibitan dan penggemukan ayam-ayam. Produksinya per hari kurang dapat diperkirakan karena cukup banyak. Aviagen bekerja sama denga perusahaan yang ada di Indonesia salah satunya PT Charoen Phoekpand.
Direktorat
Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan merupakan organisasi Unit Eselon I lingkup Kementerian
Pertanian yang sebelumnya bernama Direktorat Jenderal Peternakan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 61/Permentan/OT.140/10/2010
tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian disebutkan bahwa
Kementerian Pertanian mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang
pertanian dalam pemerintahan yang dalam pelaksanaan tugasnya mencakup fungsi
perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pertanian. Untuk
menjaga kontinuitas dan konsistensi program Direktorat Jenderal Peternakan dan
Kesehatan Hewan, sekaligus menjaga fokus sasaran yang akan dicapai diperlukan
Renstra yang terdiri dari Visi, Misi, Kebijakan dan Program untuk dilaksanakan
dalam periode tertentu.
Himakindo
(Himpunan Masyarakat Perkelincian Indonesia) dibawah naungan BALITBANG dibentuk
sebagai wadah pencerahan bagi masyarakat, bahwa kelinci adalah hewan-ternak
yang multiguna. Sehingga, perlu ditingkatkan produksi dan kualitasnya untuk
kepentingan masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatannyapun kerap mendapat dukungan dari pemerintah. Kegiatan Himakindo
adalah 60 persen pengolahan daging kelinci dan 40 persen dalam hias.
Fakultas Peternakan UGM (Universitas Gajah Mada), terdapat
empat konsentrasi atau minat yaitu produksi, teknologi, nutrisi dan sosial
ekonomi. Fakultas Peternakan UGM juga mendapat paten fermentasi pakan dalam
pengembangan SBP. Terdapat beberapa kegiatan produksi dan pengolahan ternak
yang dilakukan fakultas peternakan UGM antara lain produksi susu, yoghurt,
pengolahan kotoran sapi perah, dan pembesaran sapi potong. Untuk susu, terdapat
dua jenis susu yang diproduksi yaitu susu pasteurisasi dan susu murni. Susu
tersebut dijual ke kopnsumen dengan harga Rp 7000 per liternya. Terdapat unit
yang mengurus penjualan susu dan yoghurt tersebut dan hasilnya digunakan untuk
pengembangan dan kebutuhan penelitian fakultas peternakn UGM.
Fakultas Peternakan UNSOED (Universitas Jendral
Soedirman), fokus pada pengembangan sumberdaya peternakan dan kearifan lokal
secara berkelanjutan, melalui penguasaan sains produksi, nutrisi dan pakan,
sosial ekonomi serta teknologi peternakan. Terdapat beberapa kegiatan produksi
dan pengolahan ternak yang dilakukan fakultas peternakan Unsoed antara lain
produksi susu, telur asin, yogurt, dan pudding. Hal yang menarik dari kegiaatan
ini adalah produksi telur asin yang memiliki teknik baru yaitu dibakar, proses
ini membuat telur tidak seasin telur biasanya. Selain itu fakultas peternakan
Unsoed juga mengembangkan telur asin dalam berbagai rasa seperti rasa ikan
salmon. Cara yang dilakukan untuk
memperoleh rasa salmon yaitu dengan pemberian pakan ikan salmon ke bebek
petelur sehingga telur yang dihasilkan memiliki rasa salmon. Dalam teur asin
bakar, telur sebelumnya diamplas dan dibersihkan lalu direndam beberapa hari
dalam media campuran air, bata merah, dan garam. Setelah itu baru dibakar
dengan media bata merah dan sabut kelapa. Dalam peningkatan kulaitas peternak
dan ternak, perlu adanya sosialisasi dan pengembangan ke peternak dahulu baru
ke ternaknya.
Fakultas
Peternakan IPB (Institut Pertanian Bogor), merupakan salah satu fakultas di
Institut Pertanian Bogor yang mempunyai teknologi dari hulu sampai hilir di
bidang peternakan (perencanaan usaha peternakan, pakan, produksi ternak,
penanganan, pengolahan dan pemasaran produk peternakan) serta sumberdaya
pembelajaran yang handal dan layak di bidang peternakan. Fakultas peternakan
IPB sendiri memiliki dua departemen yaitu IPTP dan INTP. Terdapat beberapa
kegiatan produksi dan pengolahan ternak yang dilakukan fakultas peternakan IPB
antara lain produksi susu dan yoghurt. Terdapat ternak yang di kelola ileh
fapet IPb antara lain ayam, bebek, domba, sapi, babi,dan lain-lain. Fakultas
Peternakan IPB juga sedang gencar dalam mengembangkan satwa-satwa harapan yang
belum terlalu banyak dikenal oleh masyarakat. Didirikan pula
SPR (Sekolah Peternakan Rakyat) yang mempunyai visi Makna “Daulat Peternak”
adalah peternak yang bedikari (berdiri di atas kaki sendiri) untuk
mengembangkan ternak bagi kesejahteraan peternak. Harapan tersebut dengan
mengusung motto SPR1111 yang berarti 1000 ekor betina produktif, 100 ekor
pejantan, 10 strategi, dan 1 visi yaitu mewujudkan peternak yang berdaulat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar